LSSC-IV : Final Result

Alhamdulillah dengan syukur kepada Tuhan YME, akhirnya selesai sudah kewajiban panitia untuk memproses seluruh log yang telah dikirimkan ke panitia.

Dibandingkan dengan pelaksanaan LSSC-III tahun yang lalu memang terjadi penurunan dari jumlah log yang dikirimkan. Panitia sampai dengan batas tanggal yang telah ditetapkan telah menerima sebanyak 60 log. Beberapa peserta sampai dengan batas waktu tidak mengirimkan log sehingga diputuskan oleh panitia masuk pada kategori NIL (sehingga mengurangi perolehan nilai peserta yang lain).

Mengacu pada kontes internasional, rekapitulasi hasil kontes disertakan pula perhitungan UBN report yang terdiri atas Unique, Break/Bad, dan NIL (Not In the Log). Unique mengandung pengertian bahwa callsign yang dicatat adalah callsign unik, tunggal dan hanya dicatat/log oleh satu peserta. Kategori Bad/Break adalah pencatatan/log atas callsign yang salah, baik dari prefix, number ataupun suffix. Sedangkan kategori NIL adalah hasil verifikasi silang antar log yang diterima. NIL pada kontes LSSC-IV ini lebih banyak pada log yang tidak dikirimkan.

Kalau dilihat dari prosentase antara claim score (perhitungan mandiri dari peserta) dibandingkan dengan score akhir (oleh panitia) terlihat  kurang dari 100%, pencapaian tertinggi (lk. 90%) dicapai oleh YD0OYE dan YF4KGK. Dari hasil ini panitia tidak mengeluarkan kategori Golden Logs.

Terlihat pula bahwa dari beberapa peserta mampu untuk logging dengan tepat dari nilai BAD/Break yang mencapai Nol, dan kalau dilihat dari karakteristik-nya adalah rekan-rekan peserta yang aktif di dalam kegiatan kontes, kegiatan Net ataupun kegiatan Ragchew.

Hasil akhir dapat disebutkan sebagai berikut :

  1. Juara Pertama, YB9BXY, I Dewa Ketut Sayang, Score : 77
  2. Juara Kedua, YB7BAE, Suharso, Score : 67
  3. Juara Ketiga, YB1BGI, Syarief Hidayat, Score : 66

Untuk hasil selengkapnya dapat diunduh pada file-file berikut :

  1. Surat Keputusan Pemenang
  2. Rekapitulasi Hasil Akhir LSSC-IV

Selamat kepada pemenang dan Selamat pula untuk seluruh peserta. Kami mohon maaf apabila di dalam penyelenggaraan 4th Lawang Sewu Sprint Contest ada hal-hal yang kurang berkenan. Selalu kami nantikan dukungan dan partisipasi aktif seluruh kontester di Indonesia untuk pelaksanaan LSSC di tahun-tahun mendatang.

Sampai jumpa pada pelaksanaan 5th Lawang Sewu Sprint Contest 2011.

LSSC-IV: the party is over…

“selamat buat para panitia LSSC-IV2010…
suasana kontes yg berbeda menjalin kerjasama dan keakraban sesama contester…
pokoknya seru deh, bener2 kayak lari estafet di gelora senayan deh….”

“Lawang Sewu Sprint Contest IV memberi suasana lain dalam contest di Indonesia. Peserta harus “lari2″ di satu frek ke frek lain. Pengalaman yang dapat diperoleh, performansi antena sangat pengaruh untuk
mengikuti lomba LSSC disamping propagasi tentunya
PF untuk panitia LSSC IV 2010.”

Demikian, beberapa komentar yang di-post di mailing list ORARI-news menanggapi pelaksanaan LSSC-IV. Alhamdulillah, akhirnya format baru LSSC-IV dapat diterima dengan baik oleh amatir radio peserta LSSC-IV.

Tentu saja ada beberapa masukan yang sangat berharga dari pengamatan awal hingga pelaksanaan LSSC-IV di lapangan. Dan itu menjadi masukan yang sangat berharga untuk pelaksanaan LSSC yang berikutnya. Dan kami yakin bahwa LSSC tidak hanya berhenti pada LSSC-IV, tentu masih ada LSSC-V, LSSV-VI dst…. dan tentunya dengan dukungan penuh seluruh amatir radio se-Nusantara.

Pesta telah usai, namun bagi panitia kerja sebenarnya barulah dimulai.

Sekali lagi terima kasih atas partisipasi aktif rekan-rekan amatir radio se-Nusantara yang telah berpartisipasi aktif, meneruskan juklak, dan mengikuti LSSC-IV, kami selanjutnya menunggu kiriman log dari rekan-rekan semua.

 

Lawang Sewu Sprint Contest IV : a little trick

Beberapa kali mengikuti sprint contest; AP Sprint dan EU Sprint memberikan pengalaman bahwa aktifitas logging dan QSY-ing yang cepat akan sangat membantu di dalam mencapai hasil yang maksimal (minimal manfaat yang diperoleh adalah kemudahan logging). Beberapa trik yang dapat dipergunakan (Anda bisa lebih explore lagi ) antara lain :

  1. Pergunakan NAMA yang sederhana/simple, pendek namun mudah untuk dimengerti hingga tidak perlu spelling di udara. Nama ‘JON’ sendiri bisa sederhana namun orang bisa menginterpretasikan dengan ‘JOHN’. ‘Andi’ bisa juga ditulis dengan ‘ANDY’.
  2. Pergunakan logger elektronis: N1MM sebagai contoh tersedia secara gratis di internet (woi…..sekarang jaman internet murah lho) dan selalu update. Pergunakan saja modul kontes AP Sprint SSB atau EU Sprint SSB.
    Dengan menggunakan log Anda bisa men-gererate Cabrillo file atau text file sehingga kalau menghendaki di-convert ke spreadsheet semisal Excel akan lebih mudah. Ada tulisan dari YB2ECG yang pernah tampil di BeON yang bisa dilirik silakan download di sini.
  3. Pergunakan kabel CAT (Computer Aided Transceiver) untuk mengendalikan transceiver dan logger; sehingga tidak perlu lagi mengetikkan frekuensi kerja secara manual di log window. Bisa beli di G4ZLP ataupun bikin sendiri. Pada website HamRadio Deluxe tersedia banyak rancangan kabel CAT silakan untuk dilihat, dirangkai dan dipergunakan.

Semoga trik sederhana ini bisa membantu di dalam mengikuti kontes amatir radio apapun.

 

Lawang Sewu Sprint IV : Q & A

Beberapa rekan amatir menanyakan beberapa hal menyangkut juklak/contest rule yang mungkin dirasakan ‘baru’ dan kami selaku panitia sangat menghargai  bukti ada apresiasi dan kepedulian terhadap kontes Lawang Sewu Sprint yang ke-4 kali ini.

Beberapa pertanyaan yang mungkin bisa dirangkum antara lain :

  • Aturan berpindah frekuensi atau QSY

Stasiun yang mengawali pemanggilan umum (CQ CQ) HANYA diijinkan mencatat/logged satu Stasiun pada satu frekuensi. Stasiun ybs harus berpindah/QSY (up/down) ke frekuensi yang lain minimal 2,5KHz sebelum diperbolehkan memanggil Stasiun lain atau melakukan pemanggilan umum (CQ).

Frekuensi yang ditinggalkan boleh dipergunakan oleh Stasiun lawan yang terakhir dicatat/di-logged.

Aturan ini mengandung arti bahwa :

  • Setelah CQ dan mencatat/log stasiun lawan, stasiun yang melakukan panggilan terbuka (CQ) harus segera berpindah ke lain frekuensi.
  • Frekuensi yang ditinggalkan dapat dipergunakan untuk memanggil stasiun yang terakhir dicatat, dan stasiun ini juga harus bergeser setelah mencatat/log station lawan.
  • Dengan pergeseran ini satu statiun akan bergerak dan mencari station yang lain up/down pada band yang sama atau  berpindah band (80/40) untuk melakukan CQ atau S/P (check-in).
  • Pindah frekuensi dapat pula diartikan pindah band (80/40m).
  • Satu station boleh mencatat/log stasiun yang berbeda pada frekuensi yang sama  dan (pada waktu yang berbeda) sebagai konsekuensi berpindah frekuensi.
  • Tidak ada batasan pada frekuensi yang sama dapat dicatat lebih dari satu station yang berbeda, sepanjang aturan bergeser frekuensi ini dipatuhi.
  • QSO sebanyak-banyaknya merupakan faktor penting perolehan nilai/final score.
  • Duplikasi
  • Pengertian duplikasi adalah  satu stasiun yang sama dicatat/logged pada band frekuensi yang sama.
  • Kontes ini menganut everybody works everybody; artinya setiap station dapat mencatat seluruh station lawan dan karena menggunakan dua band frekuensi yang berbeda (80/40m) maka dimungkinkan maksimal hanya dua kali satu station mencatat/log satu station yang sama (pada band 80m atau 40m); kontak yang ketiga dapat dikategorikan sebagai duplikasi.
  • Setiap duplikasi yang tercantum di dalam logsheet dan diberi nilai dikenakan penalty pengurangan sebesar 5% dari total score : duplikasi dapat dicatat pada logsheet sepanjang kontak duplikasi tersebut tidak dihitung/diberi nilai.

Demikian sekedar rangkuman beberapa pertanyaan yang masuk ke panitia. Barangkali mungkin ada pertanyaan lain silakan layangkan email ke ketua panitia (yb2ecg@gmail.com).

 

Lawang Sewu Sprint Contest IV 2010

Diinformasikan kepada seluruh kalayak amatir radio di Indonesia, dan khususnya penikmat kontest, club station ORARI Lokal Semarang, YB2ZDS kembali akan menyelenggarakan kegiatan kontes amatir radio, melanjutkan periode sebelumnya, Lawang Sewu Sprint Contest ke-4 tahun 2010.

Ada perubahan besar pada petunjuk pelaksanaan kontes Lawang Sewu Sprint kali ini berkenaan dengan mengadopsi international sprint contest rule semacam Asia-Pasific Sprint Contest dan Europe Sprint Contest.

LAWANGSEWU SPRINT CONTEST IV 2010

CATATAN :

TERDAPAT PERUBAHAN MAYOR PADA JUKLAK SERI LAWANG SEWU SPRINT INI.

MOHON PERHATIAN DARI SELURUH PESERTA KONTES

PENDAHULUAN

Lawangsewu Sprint Contest 2010 diselenggarakan oleh Club Station ORLOK Semarang. YB2ZDS

Maksud dan tujuan kegiatan:

  • Melatih keterampilan antar anggota ORARI se Indonesia sekaligus menjalin semangat kekeluargaan, mempererat persaudaraan dan menjunjung tinggi sportivitas kontes amatir radio.
  • Memperkenalkan satu landmark dari Kota Semarang agar dikenal di kalangan amatir radio se Nusantara.
  • Meningkatkan esensi Sprint Contest dengan mengadopsi Rule Sprint Contest Internasional (EU Sprint dan Asia-Pasifik Sprint Contest).

PESERTA

Peserta adalah anggota ORARI yang memiliki ijin Amatir Radio (IAR) yang masih berlaku

WAKTU PELAKSANAAN : Sabtu, 23 Oktober 2010, pukul 12.00-15.00Z, 3 (TIGA) JAM SAJA

BAND/MODE : HF frekuensi 80m 3.805-3.900MHz band dan 40m band 7.045-7.200Mhz dengan mode Phone (SSB) kecuali frekuensi yang dipergunakan untuk net agar dihindari penggunaannya.

PILE-UP : Panggilan yang dipergunakan ‘CQ LAWANG SEWU SPRINT CONTEST’

KATEGORI : Kategori Single Operator SAJA! Callsign yang digunakan adalah callsign perseorangan dan hanya mempergunakan satu transceiver serta penggunaan daya pancar maksimum sesuai dengan tingkatannya, sesuai dengan peraturan yang berlaku.

PERTUKARAN: Callsign + Nomor Urut 3 digit+NAMA Operator (contoh : YB2ECG + 001 + JON)

VALID QSO : QSO yang valid/sah adalah QSO yang di-log/dicatat secara benar dan terkonfirmasi. Setiap operator hanya boleh menggunakan satu NAMA saja selama sprint kontes ini. Pergunakan NAMA yang pendek dan mudah.

PERATURAN PINDAH FREKUENSI

Stasiun yang mengawali pemanggilan umum (CQ CQ) HANYA diijinkan mencatat/logged satu Stasiun pada satu frekuensi. Stasiun ybs harus berpindah/QSY (up/down) ke frekuensi yang lain minimal 2,5KHz sebelum diperbolehkan memanggil Stasiun lain atau melakukan pemanggilan umum (CQ).  Frekuensi yang ditinggalkan boleh dipergunakan oleh Stasiun lawan yang dicatat/di-logged.

Contoh :

  • 3.850MHz. YB2ECG : CQ Lawang Sewu Sprint Contest!
  • 3.850MHz. YB2PUR: YB2PUR!
  • 3.850MHz. YB2ECG: YB2PUR 001 JON QSL?
  • 3.850MHz. YB2PUR: YB2ECG QSL 004 PUR QSL?
  • 3.850MHz. YB2ECG: YB2PUR QSL. Silakan frekuensi dipergunakan.
  • [ YB2ECG segera bergeser QSY (up/down) dari 3.850Mhz minimal 2.5KHz, dan frekuensi 3.850Mhz bisa dipergunakan oleh YB2PUR untuk melakukan panggilan umum]
  • 3.850MHz. YB2PUR: YB2ECG QSL thanks. CQ LAWANGSEWU SPRINT CONTEST YB2PUR CQ!

SCORING : Setiap QSO yang sah bernilai 1 (satu) point; Final Score adalah jumlah QSO SAH yang dicatat.

LOG : Logsheet disusun atas dasar kronologi QSO; urutan QSO menunjukkan nomor urut yang dipertukarkan. Setiap lembar Logsheet diberi nomor halaman yang bersangkutan

DUPLIKASI : Setiap duplikasi yang tercantum di dalam logsheet dan diberi nilai dikenakan penalty pengurangan sebesar 5% dari total score.

DISKUALIFIKASI : Diskualifikasi akan diberlakukan kepada stasiun-stasiun yang:

  • Melanggar kaidah sportivitas kontes amatir radio dan kaidah operating amatir radio.
  • Mencantumkan data QSO yang tidak benar dalam logsheet. Kebenaran data mencakup NOMOR URUT QSO dan NAMA operator yang dipertukarkan.
  • Ber-QSO dengan perantara pihak ketiga (stasiun relay)
  • Bekerja di luar frekuensi yang ditetapkan pada aturan kontes  ini.
  • Team Monitoring akan memantau jalannya kontes ini dan setiap pelanggaran terhadap kaidah dan sportivitas kontes akan menjadi pertimbangan di dalam pengurangan point dan diskualifikasi peserta dalam kontes ini.
  • Logsheet tidak diterima panitia sampai dengan batas waktu yang telah ditetapkan beserta dengan lampirannya.

PENGHARGAAN : Piagam penghargaan kontes akan diberikan kepada seluruh peserta yang memenuhi syarat dan telah mengirimkan logsheet kepada panitia.

HADIAH PEMENANG

  • Juara-1 : Rp. 750.000 + Piagam
  • Juara-2 : Rp. 500.000 + Piagam
  • Juara-3 : Rp. 300.000 + Piagam

PENGIRIMAN LOGSHEET : Logsheet, Sumary Sheet& Check List dapat dibuat sendiri dan  dikirimkan kepada :

PANITIA LAWANGSEWU SPRINT CONTEST 2010

JL. TANJUNG NO-9 SEMARANG 50131

  • Batas waktu pengiriman tanggal 23 November 2010 stempel pos. (Pos Tercatat)
  • Pengiriman logsheet disertai dengan fotocopy IAR yang masih berlaku dan disertai perangko senilai Rp. 12.000,-

KETENTUAN LAIN

  • Keputusan Panitia berlaku mutlak dan tidak dapat diganggu-gugat.
  • Pemenang kontes akan diumumkan pada kegiatan ORARI Nusantara Net 40m dan 80m paling lambat pada bulan Desember 2010 dan pada blog : www.lawang1000sprint.wordpress.com
  • Mohon bantuannya untuk menyebarluaskan petunjuk pelaksanaan kontes ini.
  • Informasi lebih lanjut dapat dilihat pada blog www.lawang1000sprint.wordpress.com atau pada email yb2ecg@gmail.com

PENUTUP : Hal-hal yang belum diatur dalam petunjuk pelaksanaan kontes ini akan ditetapkan kemudian dan memiliki kekuatan yang sama dengan ketentuan ini.

SUSUNAN PANITIA

  1. Penanggungjawab  : Endang Sulistyowati, YB2BSE, Ketua ORARI Lokal Semarang
  2. Ketua Panitia : Sardjana, YB2ECG
  3. Sekretaris : Johannes Andi, YD2DOT
  4. Bendahara : Joko, YD2BOI
  5. Koordinator Kontes: Fx. Dharmoko, YC2JVX
  6. Koordinator Dana/Usaha: Febrianto Kartono, YC2FRI

Partisipasi aktif seluruh rekan-rekan amatir radio di Indonesia di dalam mengikuti kontes ini merupakan satu kehormatan bagi seluruh panitia. club station ORARI Lokal Semarang dan ORARI Lokal Semarang.

Juklak dapat di-unduh di juklak lawang1000 2010 final (klik kanan dan save as ).

YB2ECG segera QSY  (up/down) dari 3.850MHz minimal 2.5KHZ dan 3.850MHz dapat dipergunakan oleh YB2PUR untuk pemanggilan), dst….

Lawang Sewu Sprint Contest : ….rejuvenate

Menilik dari namanya, kontes ini bertajuk lengkap Lawang Sewu Sprint Contest. Oke-lah, memang ini penyelenggaranya rekan-rekan dari Lokal Semarang.

Nah, phrase berikutnya adalah ada embel-embel Sprint. Sprint seperti pada kata sprinter mestinya bermakna lateral adalah pelari cepat, nggos-ngosan, dheg-dheg-an, hormon adrenalin-nya bergerak naik, ada semangat menggebu-gebu untuk segera mencapai titik finish dengan kemenangan.

Namun, kalau boleh kita tinjau. Lawang Sewu Sprint yang memakai atribut Sprint sampai dengan kontes yang ketiga alias yang ke-tiga tahun, cukup dengan aturan kontes atu juklak yang biasa-biasa saja.

Pertukaran cukup RS+Lokal, waktu pemakaian dibatasi sekitar 10menit pada satu frekuensi, gambaran tepatnya barangkali ‘biar lambat asal selamat’: CQ CQ dijawab, konfirm, logged, close, QRZed! Rasanya statis dan kurang greget.

Nah, barangkali rekan-rekan yang aktif kontes pernah mengikuti Asia Pasific Sprint Contest dan EU Sprint Contest? Terasa benar bedanya dengan kasul kontes bahkan mungkin kontes serie CQ WW/CQWPX yang notabene kontes bintang-5.

Kenapa beda? Ya, karena pada dua seri kontes tersebut (AP Sprint dan EU Sprint) menuntut kita, pesertanya untuk benar-benar sprint, jadi sprinter, jadi pelari bahkan lari estafet pada rentang frekuensi yang terbatas dan rentang waktu yang terpendek. Dengan ciri khas pertukaran s/n dan diasosiasikand dengan perhitungan final skor merunut jumlah QSO alias s/n menuntut peserta akan gregetan dan gemes manakala worked station yang memberikan pertukaran s/n yang relatif lebih besar.

Dengan sifat estafet, dimana sebuah station harus segera bergeser/QSY pada frekuensi sebelumnya memberikan kesempatan yang sepadan bahwa pada peserta adalah equally likely, everybody works everybody. Membutuhkan kecermatan alignment dan teknik radio yang cukup tinggi untuk bisa ‘mengalahkan’ peserta lain walau mungkin pada sisi power (power nggak selamanya menjamin untuk menang) relatif lebih kecil.

Nah, dengan membawa misi tersebut, kali ini panitia Lawang Sewu Sprint Contest berkeinginan untuk me-rejuvenasi (eh istilah apa nih), memberikan nafas baru ke Lawang Sewu Sprint Contest ke arah esensi sprinting-nya. Itimasi ke hal yang baik (AP Sprint/EU Sprint)  tentunya akan memberikan hal yang positif.

Dengan harapan bahwa sudah saatnya amatir radio Indonesia, dan amatir radio bergerak lebih maju dengan memberikan standar kontes internarsional.

Tentu saja rejuvenasi LSSC-IV 2010 mutlak memerlukan partisipasi aktif dari seluruh peminat kontes di nusantara ini.

Buktikan dan rasakan rasa yang agak berbeda pada saat mengikuti Lawang Sewu Sprint Contes yang ke-empat ini. Partisipasi aktif para kontester merupakan kunci keberhasilan kegiatan ini.

Sampai juga pada event Lawang Sewu Sprint Contest ke-empat tahun 2010. Kalau tidak sekarang kapan lagi?

4th LawangSewu Sprint : Mungkinkah?

Reff Pic: http://areaunik.blogspot.com/2010/03/lawang-sewu.html

Setelah 3rd Lawang Sewu Sprint Contest yang sempat terlambat di dalam penyelesaiannya, apakah 4th Lawang Sewu Sprint Contest masih akan tetap diadakan?

Ya, dengan semangat yang bertambah. Nantikan edisi ke-4 Lawang Sewu Sprint Contest dari ORARI Lokal Semarang.

Ada catatan perubahan besar pada LSSC yang ke-empat ini  disesuaikan dengan esensi SPRINT yang sebenarnya mengacu ke kontes sprint internasional; semacam Asia-Pasific Sprint atau EU Sprint yang legendaris.

Mohon doa dan dukungan partisipasi aktif seluruh rekan-rekan amatir di Indonesia di dalam penyelenggaraan Lawang Sewu Sprint Contest ini.

Keep in touch! and see you on the pile-ups!

3rd Lawang Sewu : Final Result

Sedikit terlambat dari tanggal yang semestinya diumumkan, yang mestinya diumumkan pada ONN Desember 2009 terpaksa mundur di bulan Maret 2010,   kami atas nama Panitia 3rd Lawang Sewu Sprint Contest mohon maaf atas keterlambatan pengumuman hasil kontes ini.

Secara umum jumlah peserta relatif agak menurun dibandingkan pelaksanaan tahun sebelumnya; terutama di kategori multi-operator yang hanya diikuti oleh 4 club station dari minimal 7 station yang dipersyaratkan, sehingga kami memutusakan tidak ada pemenang pada kelompok multioperator/club station.

Hasil selengkapnya dapat dilihat di sini dan di sini.

Sekali lagi terima kasih atas partisipasi dan mohon maaf atas keterlambatan pengumuman ini.

3rd Lawang Sewu Sprint : time has come…

Nampaknya kekhawatiran itu tidak lah terbukti. Alhamdulillah, di bulan Ramadhan, selepas melaksanakan sholat Tarawih, ajang yang dinantikan, 3rd Lawang Sewu Sprint Contest dapat berjalan, Insya Allah dengan sukses.

Kondisi pada awalnya cukup berat, namun berangsur-angsur membaik pada akhirnya.

yb2zds@lawang1000YB2ZDS, club station ORARI Lokal Semarang turut berpartisipasi aktif, karena memang menjadi station dengan point dan multiplier tertinggi, diaktifkan rekan-rekan lokal Semarang dikendalikan bersama YC2GUH, sekaligus ketua panitia.

yc2zas@lawang1000YC2ZAS, station induk ORARI lokal Semarang juga dapat dioperasikan dengan operator YC2BBY dan YD2DOT.

Sangat membanggakan bahwa partisipasi amatir radio lokal Semarang mulai tumbuh pada even kontest ini; YB2PAS, YB2ECG, YD2TLG, YC2BBT terdengar open CQ-ing dan S/P, dan beberapa rekan yang sebelumnya belum pernah aktif di even kontes dapat terdengar dan beroperasi dengan baik: YD2NDZ, YD2BOI, YD2RWM, YD2SBG, dengan polesan dan terjun terus dalam even kontes dapat dipercaya akan menghasilkan kontester yang lebih mumpuni.

Terima kasih kepada seluruh rekan amatir radio di Indonesia yang sudah berpartisipasi di dalam even Lawang Sewu Sprint Contest yang ketiga ini. Percayalah tanpa partisipasi aktif rekan-rekan, kegiatan ini adalah tanpa makna dan tak mungkin berjalan dengan semestinya.

Terima kasih pula kepada seluruh rekan-rekan panitia dari Lokal Semarang; tanggungjawab masih belum usai, kewajiban paska kontes masih di depan mata.

Sukses untuk 3rd Lawang Sewu Sprint Contest 2009….

3rd Lawang Sewu Sprint Contest : ……….akhirnya

Semarang_lawangsewu Ada sedikit kekhawatiran, sebenarnya, untuk penyelenggaraan Lawang Sewu Sprint Contest yang ke-tiga ini. Sebenarnya ketua panitia telah dipilih dan ditunjuk namun berkenaan dengan aktifitas kerja di luar daerah terpaksa deh yang bersangkutan menyerahkan mandat ke pengurus ORARI Lokal Semarang kembali.

The Show must go on, dan akhirnya terpilih dan terbentuk susunan panitia 3rd Lawang Sewu Sprint Contest yang secara dominan dipegang oleh anak-anak muda, sebagai generasi muda ORARI Lokal Semarang. Ketua Panitia dipegang oleh YC2GUH sedangkan Old crack dari kepanitiaan Lawang Sewu Sprint Contest adalah YB2ECG, yang terpaksa dipasang sebagai Wakil Ketua.

Banyak wajah-wajah baru yang menghiasi susunan panitia pelaksanaan LSSC ke-tiga ini, dan mungkin belum pernah ber-QSO di HF-band (80m) namun kami percaya dengan semangat yang tinggi Insya Allah pelaksanaan Lawang Sewu Sprint Contest yang ketiga dengan dukungan partisipasi amatir radio di Indonesia dapat berjalan dengan lancar dan sukses.

Juklak dapat diunduh di sini LSSC’09.

Insya Allah 3rd Lawang Sewu Sprint Contest dilaksanakan pada 22 Agustus 2009, mulai pukul 14.00Z hingga 20.00Z dengan sedikit modifikasi pada perhitungan point.

Kami tunggu partisipasi seluruh rekan-rekan amatir radio di Indonesia untuk meramaiakan event tahunan ini. Partisipasi aktif seluruh amatir radio merupakan kunci suksesnya penyelenggaraan Sprint Contest ini.

See you on the 3rd Lawang Sewu Sprint Contest 2009.