Beberapa rekan amatir menanyakan beberapa hal menyangkut juklak/contest rule yang mungkin dirasakan ‘baru’ dan kami selaku panitia sangat menghargai bukti ada apresiasi dan kepedulian terhadap kontes Lawang Sewu Sprint yang ke-4 kali ini.
Beberapa pertanyaan yang mungkin bisa dirangkum antara lain :
- Aturan berpindah frekuensi atau QSY
Stasiun yang mengawali pemanggilan umum (CQ CQ) HANYA diijinkan mencatat/logged satu Stasiun pada satu frekuensi. Stasiun ybs harus berpindah/QSY (up/down) ke frekuensi yang lain minimal 2,5KHz sebelum diperbolehkan memanggil Stasiun lain atau melakukan pemanggilan umum (CQ).
Frekuensi yang ditinggalkan boleh dipergunakan oleh Stasiun lawan yang terakhir dicatat/di-logged.
Aturan ini mengandung arti bahwa :
- Setelah CQ dan mencatat/log stasiun lawan, stasiun yang melakukan panggilan terbuka (CQ) harus segera berpindah ke lain frekuensi.
- Frekuensi yang ditinggalkan dapat dipergunakan untuk memanggil stasiun yang terakhir dicatat, dan stasiun ini juga harus bergeser setelah mencatat/log station lawan.
- Dengan pergeseran ini satu statiun akan bergerak dan mencari station yang lain up/down pada band yang sama atau berpindah band (80/40) untuk melakukan CQ atau S/P (check-in).
- Pindah frekuensi dapat pula diartikan pindah band (80/40m).
- Satu station boleh mencatat/log stasiun yang berbeda pada frekuensi yang sama dan (pada waktu yang berbeda) sebagai konsekuensi berpindah frekuensi.
- Tidak ada batasan pada frekuensi yang sama dapat dicatat lebih dari satu station yang berbeda, sepanjang aturan bergeser frekuensi ini dipatuhi.
- QSO sebanyak-banyaknya merupakan faktor penting perolehan nilai/final score.
- Duplikasi
- Pengertian duplikasi adalah satu stasiun yang sama dicatat/logged pada band frekuensi yang sama.
- Kontes ini menganut everybody works everybody; artinya setiap station dapat mencatat seluruh station lawan dan karena menggunakan dua band frekuensi yang berbeda (80/40m) maka dimungkinkan maksimal hanya dua kali satu station mencatat/log satu station yang sama (pada band 80m atau 40m); kontak yang ketiga dapat dikategorikan sebagai duplikasi.
- Setiap duplikasi yang tercantum di dalam logsheet dan diberi nilai dikenakan penalty pengurangan sebesar 5% dari total score : duplikasi dapat dicatat pada logsheet sepanjang kontak duplikasi tersebut tidak dihitung/diberi nilai.
Demikian sekedar rangkuman beberapa pertanyaan yang masuk ke panitia. Barangkali mungkin ada pertanyaan lain silakan layangkan email ke ketua panitia (yb2ecg@gmail.com).
QSL….tidak ada salahnya kita coba
see you on the air good luck for the Contest
tnx 73′s de yc1cby
Yes… thanks OM Indra.
Ditunggu partisipasi OM Indra dan kawan-kawan pada event ini.
See you soon on the band!
Dear Panpel,
Bagaimana model Summary sheetnya pd Contest ini, krn Juklak yg dikirim tdk terlampir sdgkan Contest yl ada pengisian rangkaian kata dgn callsign peserta. Thanks and see u on the air at the contest ! 73′
OM Willyam.
Seperti yang diinformasikan pada bagian pertama juklak; ‘contest rule’ Lawang Sewu Sprint Kontes yang ke-4 ini mengalami perubahan yang cukup signifikan. Pse detail dipelajari pada juklak.
Tidak ada pengisian rangkaian kata. Untuk juklak versi doc dapat didownload pada posting sebelumnya.
See at http://lawang1000sprint.wordpress.com/2010/10/06/lawang-sewu-sprint-contest-iv-2010/ pada alinea bawah (klik kanan pada link dan save as).
See you on the band!
Salam ORARI,
Saya telah menerima kiriman Juklak Lawangsewu ke IV baik melalui pos maupun email, terimakasih atas perhatiannya.
Namun demikian setelah saya teliti kedua kiriman tersebut ternyata tidak nampak adanya contoh lembar Summary Sheet walaupun peserta dapat membuat sendiri, alangkah baiknya kalau diseragamkan.
Semoga nanti sukses penyelenggaraannya.
Tks. 73 yb0cox
Thanks OM Onny,
Untuk juklak komplit silakan lihat di post sebelumnya pada blog ini (http://lawang1000sprint.wordpress.com/2010/10/06/lawang-sewu-sprint-contest-iv-2010/) . Bisa diunduh juklak dalam format .doc lengkap logsheet dan check-list!
PF buat semuanya, dan terimakasih utk seluruh peserta yang telah berpartisipasi. VIVA ORARI.
thanks mbak!